Gua Adulam

Posted Jum, 12/02/2010 - 21:38 by admin

David therefore departed from there and escaped to the cave of Adullam. So when his brothers and all his father’s house heard it, they went down there to him. And everyone who was in distress, everyone who was in debt, and everyone who was discontented gathered to him. So he became captain over them. And there were about four hundred men with him.(1 Samuel 22:1-2 NKJV)

Smith Wigglesworth, seorang hamba Tuhan abad pertengahan, mengatakan : satu orang bersama dengan Tuhan adalah mayoritas. Hal ini juga yang dialami oleh Daud di gua Adulam. Daud bertemu dengan empat ratus orang yang stres, yang mempunyai hutang dan orang-orang yang kecewa dengan keadaan yang dialami. Sungguh suatu kondisi yang tidak meyenangkan bagi Daud! Saat itu ia sedang dikejar-kejar musuh dan Tuhan memperhadapkan dia dengan orang-orang yang bermasalah. Namun Daud mengetahui bahwa satu orang bersama dengan Tuhan adalah mayoritas! Segera ia menjadi pemimpin mereka kemudian hal-hal yang luar biasa mulai terjadi. Bahkan banyak pahlawan lahir dari antara mereka. Bagaimana semua itu bisa terjadi? Saya percaya salah satu alasannya kita bisa temui di 1 Samuel 22:11 Will the men of Keilah deliver me into his hand? Will Saul come down, as Your servant has heard? O Lord God of Israel, I pray, tell Your servant. Daud berdoa dan meminta Tuhan berbicara kepadanya. Ketika dia mendengar apa yang Tuhan katakan, ia menjadi tahu apa yang harus dikerjakannya di situasi sesulit apapun!

Sudah waktunya roh kepahlawanan yang dipunyai Daud dibangkitkan di tengah-tengah kita, umat Tuhan yang melayani di marketplace. Di hadapan kita banyak ketidakpastian menghadang. Kondisi sekeliling kita sering kali kita temui tidak menunjang, bahkan cenderung sulit. Mungkin bos, rekan kerja atau staf kita tidak seperti yang kita inginkan. Namun semuanya itu akan dapat kita atasi ketika kta mendengarkan suaraNya! Tuhan akan membukan jalan untuk umatNya. Tuhan tetapkan kita untuk berdiri mewakili Dia untuk marketplace. Rebut marketplace walaupun banyak tantangan yang kita hadapi di dunia kerja! Berdirilah teguh dan rebut kembali kemenangan melalui janji-janji Tuhan yang sudah diberikan bagi Anda!

By Iwan Santoso Narto

Pakars Indonesia